Sabtu, 22 Oktober 2011

Kode Etik Samurai

1. Gi (義 – Integritas)

Menjaga Kejujuran.
 
Seorang Samurai senantiasa mempertahankan etika, moralitas, dan kebenaran. Integritas merupakan nilai Bushido yang paling utama. Kata integritas mengandung arti jujur dan utuh.
Keutuhan yang dimaksud adalah keutuhan dari seluruh aspek kehidupan, terutama antara pikiran, perkataan, dan perbuatan. Nilai ini sangat dijunjung tinggi dalam falsafah bushido, dan merupakan dasar bagi insan manusia untuk lebih mengerti tentang moral dan etika.
"Seorang ksatria harus paham betul tentang yang benar dan yang salah, dan berusaha keras melakukan yang benar dan menghindari yang salah. Dengan cara itulah bushido biasa hidup." (Kode Etik Samurai)
2. Yū (勇 – Keberanian)

Berani dalam menghadapi kesulitan.
 
Keberanian merupakan sebuah karakter dan sikap untuk bertahan demi prinsip kebenaran yang dipercayai meski mendapat berbagai tekanan dan kesulitan. Keberanian juga merupakan ciri para samurai, mereka siap dengan risiko apapun termasuk mempertaruhkan nyawa demi memperjuangkan keyakinan.
Keberanian mereka tercermin dalam prinsipnya yang menganggap hidupnya tidak lebih berharga dari sebuah bulu. Namun demikian, keberanian samurai tidak membabibuta, melainkan dilandasi latihan yang keras dan penuh disiplin.
"Pastikan kau menempa diri dengan latihan seribu hari, dan mengasah diri dengan latihan selama ribuan hari". (Miyamoto Musashi)
3. Jin (仁 – Kemurahan hati)

Memiliki sifat kasih sayang.
 
Bushido memiliki aspek keseimbangan antara maskulin (yin) dan feminin (yang) . Jin mewakili sifat feminin yaitu mencintai. Meski berlatih ilmu pedang dan strategi berperang, para samurai harus memiliki sifat mencintai sesama, kasih sayang, dan peduli.
Kasih sayang dan kepedulian tidak hanya ditujukan pada atasan dan pimpinan namun pada kemanusiaan. Sikap ini harus tetap ditunjukan baik di siang hari yang terang benderang, maupun di kegelapan malam. Kemurahan hati juga ditunjukkan dalam hal memaafkan.
"Jadilah yang pertama dalam memaafkan."(Toyotomi Hideyoshi)


4. Rei (礼 – Menghormati)

Hormat kepada orang lain.
 
Seorang Samurai tidak pernah bersikap kasar dan ceroboh, namun senantiasa menggunakan kode etiknya secara sempurna sepanjang waktu.
Sikap santun dan hormat tidak saja ditujukan pada pimpinan dan orang tua, namun kepada tamu atau siap pun yang ditemui.
Sikap santun meliputi cara duduk, berbicara, bahkan dalam memperlakukan benda ataupun senjata.

"Apakah kau sedang berjalan, berdiri diam, sedang duduk, atau sedang bersandar, di dalam perilaku dan sikapmu lah kau membawa diri dengan cara yang benar-benar mencerminkan prajurit sejati. (Kode Etik Samurai)


5. Makoto atau (信 – Shin Kejujuran) dan tulus-iklas.

Bersikap Tulus & Ikhlas.
 
Seorang Samurai senantiasa bersikap Jujur dan Tulus mengakui, berkata atau memberikan suatu informasi yang sesuai kenyataan dan kebenaran.
Para ksatria harus menjaga ucapannya dan selalu waspada tidak menggunjing, bahkan saat melihat atau mendengar hal-hal buruk tentang kolega.
"Samurai mengatakan apa yang mereka maksudkan, dan melakukan apa yang mereka katakan. Mereka membuat janji dan berani menepatinya." (Toyotomi Hideyoshi)
"Perkataan seorang samurai lebih kuat daripada besi." (Kode Etik Samurai)


6. Meiyo (名誉 – Kehormatan)

Menjaga kehormatan diri.
 
Bagi samurai cara menjaga kehormatan adalah dengan menjalankan kode bushido secara konsisten sepanjang waktu dan tidak menggunakan jalan pintas yang melanggar moralitas.
Seorang samurai memiliki harga diri yang tinggi, yang mereka jaga dengan cara prilaku terhormat. Salah satu cara mereka menjaga kehormatan adalah tidak menyia-nyiakan waktu dan menghindari prilaku yang tidak berguna.
"Jika kau di depan publik, meski tidak bertugas, kalau tidak boleh sembarangan bersantai. Lebih baik kau membaca, berlatih kaligrafi, mengkaji sejarah, atau tatakrama keprajuritan." (Kode Etik Samurai)


7. Chūgo (忠義 – Loyal)

Menjaga Kesetiaan kepada satu pimpinan dan guru.
 
Kesetiaan ditunjukkan dengan dedikasi yang tinggi dalam melaksanakan tugas. Kesetiaan seorang ksatria tidak saja saat pimpinannya dalam keadaan sukses dan berkembang.Bahkan dalam keadaaan sesuatu yang tidak diharapkan terjadi, pimpinan mengalami banyak beban permasalahan, seorang ksatria tetap setia pada pimpinannya dan tidak meninggalkannya.
Puncak kehormatan seorang samurai adalah mati dalam menjalankan tugas dan perjuangan.
"Seorang ksatria mempersembahkan seluruh hidupnya untuk melakukan pelayanan tugas." (Kode Etik Samurai)


8. Tei (悌 – Menghormati Orang Tua)

Menghormati orang tua dan rendah hati.
 
Samurai sangat menghormati dan peduli pada orang yang lebih tua baik orang tua sendiri, pimpinan, maupun para leluhurnya.
Mereka harus memahami silsilah keluarga juga asal-usulnya.
Mereka fokus melayani dan tidak memikirkan jiwa dan raganya pribadi.
"Tak peduli seberapa banyak kau menanamkan loyalitas dan kewajiban keluarga di dalam hati, tanpa prilaku baik untuk mengekspresikan rasa hormat dan peduli pada pimpinan dan orang tua, maka kau tak bisa dikatakan sudah menghargai cara hidup samurai. (Kode Samurai)."

Minggu, 16 Oktober 2011

Ciri - ciri Orang Munafik


Di dalam kehidupan sehari-hari, kita kerap mendengar kata "munafik" diucapkan orang. Dan bila itu terjadi, biasanya perhatian kita langsung akan terpusat pada sosok yang disebut-sebut munafik tadi. Bahkan tidak jarang kita sendiripun tergoda untuk ikut menambahkan komentar (gibah) mengenai sosok sial yang disebut munafik ini. Lalu, sejauh mana sebetulnya pengetahuan kita tentang Munafik? Berikut adalah ciri-ciri orang munafik menurut Islam.
1. Dusta
Hadith Rasulullah yang diriwayatkan Imam Ahmad Musnad dengan sanad Jayid: "Celaka baginya, celaka baginya, celaka baginya. Yaitu seseorang yang berdusta agar orang-orang tertawa." Di dalam kitab Shahihain (Shahih Bukhari dan Muslim), Rasulullah SAW bersabda: "Tanda orang munafik ada tiga, salah satunya adalah jika berbicara dia dusta."
2. Khianat
Sabda Rasulullah SAW: "Dan apabila berjanji, dia berkhianat." Barangsiapa memberikan janji kepada seseorang, atau kepada isterinya, anaknya, sahabatnya, atau kepada seseorang dengan mudah kemudian dia mengkhianati janji tersebut tanpa ada sebab uzur syar'i maka telah melekat pada dirinya salah satu tanda kemunafikan.
3. Fujur Dalam PertikaianSabda Rasulullah SAW: "Dan apabila bertengkar (bertikai), dia melampau batas."

4. Ingkar JanjiSabda Rasulullah SAW: "Tanda orang munafik ada tiga: jika berbicara dia dusta, jika berjanji dia ingkar, dan jika dipercaya (diberi amanat) dia berkhianat." (HR. Bukhari Muslim)
5. Malas Beribadah
Firman Allah SWT: "Dan apabila mereka berdiri untuk sholat, mereka berdiri dengan malas." (An-Nisa': 142) . Jika orang munafik pergi ke masjid atau surau, dia menyeret kakinya seakan-akan terbelenggu rantai. Oleh kerana itu, ketika sampai di dalam masjid atau surau dia memilih duduk di shaf yang paling akhir. Dia tidak mengetahui apa yang dibaca imam dalam sholat, apalagi untuk menyimak dan menghayatinya.
6. Riya
Di hadapan manusia dia sholat dengan khusyuk tetapi ketika seorang diri, dia mempercepat sholatnya. apabila bersama orang lain dalam suatu majlis, dia tampak zuhud dan berakhlak baik, demikian juga pembicaraannya. Namun, jika dia seorang diri, dia akan melanggar hal-hal yang diharamkan oleh Allah SWT.
7. Sedikit Berzikir
Firman Allah SWT: "Dan apabila mereka berdiri untuk sholat, mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya' (dengan sholat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah SWT kecuali sedikit sekali." (An-Nisa': 142) .

8. Mempercepat Sholat

Mereka (orang-orang munafik) adalah orang yang mempercepatkan sholat tanpa ada rasa khusyuk sedikit pun. Tidak ada ketenangan dalam mengerjakannya, dan hanya sedikit mengingat Allah SWT di dalamnya. Fikiran dan hatinya tidak menyatu. Dia tidak menghadirkan keagungan dan kebesaran Allah SWT dalam sholatnya. Hadith Nabi SAW: "Itulah sholat orang munafik, ... lalu mempercepat empat rakaat (sholatnya)"

9. Mencela Orang-Orang Yang Taat Dan Soleh

Mereka memperolok orang-orang yang taat dengan ungkapan yang mengandung cemohan dan celaan. Oleh kerananya, dalam setiap majlis pertemuan sering kali kita temui orang munafik yang hanya memperbincangkan sepak terjang orang-orang soleh dan orang-orang yang konsisten terhadap Al-Quran dan As-Sunnah. Baginya seakan-akan tidak ada yang lebih penting dan menarik selain memperolok-olok orang-orang yang taat kepada Allah SWT
10. Mengolok-Olok Al-Quran, As-Sunnah, Dan Rasulullah SAW
Termasuk dalam kategori Istihzaa' (berolok-olok) adalah memperolok-olok hal-hal yang disunnahkan Rasulullah SAW dan amalan-amalan lainnya. Orang yang suka memperolok-olok dengan sengaja hal-hal seperti itu, jatuh Kafir. Firman Allah SWT: "Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan manjawab, "Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja." Katakanlah: "Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok? Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman. Jika Kami memaafkan segolongan kamu (lantaran mereka taubat), niscaya Kami akan mengazab golongan (yang lain) disebabkan mereka adalah orang-orang yang selalu berbuat dosa. " (At-Taubah: 65-66)
11. Bersumpah Palsu
Firman Allah SWT: "Mereka menjadikan sumpah-sumpah mereka sebagai perisai." (Al-Munafiqun: 2 & Al-Mujadilah: 16). Jika seseorang menanyakan kepada orang munafik tentang sesuatu, dia langsung bersumpah. Apa yang diucapkan orang munafik semata-mata untuk menutupi kedustaannya. Dia selalu mengumpat dan memfitnah orang lain. Maka jika seseorang itu menegurnya, dia segera mengelak dengan sumpahnya: "Demi Allah, sebenarnya kamu adalah orang yang paling aku sukai. Demi Allah, sesungguhnya kamu adalah sahabatku."
12. Enggan Berinfak
Orang-orang munafik memang selalu menghindari hal-hal yang menuntut pengorbanan, baik berupa harta maupun jiwa. Apabila menjumpai mereka berinfak, bersedekah, dan mendermakan hartanya, mereka lakukan kerana riya' dan sum'ah. Mereka enggan bersedekah, kerana pada hakikatnya, mereka tidak menghendaki pengorbanan harta, apalagi jiwa.
13. Tidak Menghiraukan Nasib Sesama Kaum Muslimin
Mereka selalu menciptakan kelemahan-kelemahan dalam barisan muslimin. Inilah yang disebut At Takhdzil, yiaitu sikap meremehkan, menakut-nakuti, dan membiarkan kaum muslimin. Orang munafik percaya bahawa orang-orang kafir lebih kuat daripada kaum muslimin.
14. Suka Menyebarkan Khabar Dusta
Orang munafik senang memperbesar peristiwa atau kejadian. Jika ada orang yang tergelincir lisannya secara tidak sengaja, maka datanglah si munafik dan memperbesarkannya dalam majelis-majelis pertemuan. "Apa kalian tidak mendengar apa yang telah dikatakan si fulan itu?" Lalu, dia pun menirukan kesalahan tersebut. Padahal, dia sendiri mengetahui bahawa orang itu mempunyai banyak kebaikan dan keutamaan, akan tetapi si munafik itu tidak bersedia mengungkapkannya kepada masyarakat.
15. Mengingkari Takdir
Orang munafik selalu membantah dan tidak ridha dpada takdir Allah SWT. Oleh kerananya, apabila ditimpa musibah, dia mengatakan: "Bagaimana ini. Seandainya saya berbuat begini, niscaya akan menjadi begini." Dia pun selalu mengeluh kepada sesama manusia. Sungguh, dia telah mengkufuri dan mengingkari Qadha dan Takdir.
16. Mencaci Maki Kehormatan Orang-Orang Soleh
Apabila orang munafik membelakangi orang-orang soleh, dia akan mencaci maki, menjelek-jelekkan, mengumpat, dan menjatuhkan kehormatan mereka di majlis-majlis pertemuan. Firman Allah SWT: "Mereka mencaci kamu dengan lidah yang tajam, sedang mereka bakhil untuk berbuat kebaikan." (Al-Ahzab: 19)

17. Sering Meninggalkan Sholat Berjamaah
Apabila seseorang itu segar, kuat, mempunyai waktu luang, dan tidak memiliki uzur say'i, namun tidak mahu mendatangi masjid/surau ketika mendengar panggilan azan, maka saksikanlah dia sebagai orang munafik.
18. Membuat Kerusakan Di Muka Bumi Dengan Dalih Mengadakan Perbaikan
Firman Allah SWT: "Dan apabila dikatakan kepada mereka: janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, mereka menjawab: 'Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan kebaikan.' Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar." (Al-Baqarah: 11-12).
19. Tidak Sesuai Antara Zahir Dengan Bathin
Secara Zahir mereka membenarkan bahawa Nabi Muhammad SAW adalah Rasul Allah, tetapi di dalam hati mereka, Allah telah mendustakan kesaksian mereka. Sesungguhnya, kesaksian yang tampak benar secara Zahir itulah yang menyebabkan Mereka masuk ke dalam Neraka. Penampilan zahirnya bagus dan mempesona, tetapi di dalam batinnya terselubung niat busuk dan menghancurkan. Di luar dia menampakkan kekhusyukan, sedangkan di dalam hatinya ia main-main.
20. Takut Terhadap Kejadian Apa Saja
Orang-orang munafik selalu diliputi rasa takut. Jiwanya selalu tidak tenang, keinginannya hanya selalu mendambakan kehidupan yang tenang dan damai tanpa disibukkan oleh persoalan-persoalan hidup apapun. Dia selalu berharap: "Tinggalkan dan biarkanlah kami dengan keadaan kami ini, semoga Allah memberikan nikmat ini kepada kami. Kami tidak ingin keadaan kami berubah." Padahal, keadaan tidaklah selalu apalagi menjadi lebih baik.
21. Beruzur Dengan Dalih Dusta
Firman Allah SWT: "Di antara mereka ada orang yang berkata: 'Berilah saya izin (tidak pergi berperang) dan janganlah kamu menjadikan saya terjerumus ke dalam fitnah.' Ketahuilah bahawa mereka telah terjerumus ke dalam fitnah. Dan sesungguhnya Neraka Jahanam itu benar-benar meliputi orang-orang yang kafir." (At-Taubah: 49)

22. Menyuruh Kemungkaran Dan Mencegah Kemakrufan
Mereka (orang munafik) menginginkan agar perbuatan keji tersiar di kalangan orang-orang beriman. Mereka menggembar-gemborkan tentang kemerdekaan wanita, persamaan hak, penanggalan hijab/jilbab. Mereka juga berusaha memasyarakatkan nyanyian dan konser, menyebarkan majalah-majalah porno (semi-porno) dan narkoba.

23. Bakhil
Orang-orang munafik sangat bakhil dalam masalah-masalah kebajikan. Mereka menggenggam tangan mereka dan tidak mau bersedekah atau menginfakkan sebahagian harta mereka untuk kebaikan, padahal mereka orang yang mampu dan berkecukupan.
24. Lupa Kepada Allah SWT
Segala sesuatu selalu mereka ingat, kecuali Allah SWT. Oleh sebab itu, mereka senantiasa ingat kepada keluarganya, anak-anaknya, lagu-lagu, berbagai keinginan, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan duniawi. Dalam fikiran dan batin mereka tidak pernah terlintas untuk mengingat (berdzikir) Allah SWT, kecuali sebagai tipu daya kepada sewsama manusia semata.
25. Mendustakan Janji Allah SWT Dan Rasul-Nya
Firman Allah SWT: "Dan (ingatlah) ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang berpenyakit dalam hatinya berkata: 'Allah dan Rasul-Nya tidak menjanjikan kepada kami selain tipu daya." (Al-Ahzab: 12).
26. Lebih Memperhatikan Zahir, Mengabaikan Bathin
Orang munafik lebih mementingkan zahir dengan mengabaikan yang batin, tidak menegakkan sholat, tidak merasa diawasi Allah SWT, dan tidak mengenal zikir. Pada zahirnya, pakaian mereka demikian bagus menarik, tetapi batin mereka kosong, rusak dan lain sebaginya.
27. Sombong Dalam Berbicara
Orang-orang munafik selalu sombong dan angkuh dalam berbicara. Mereka banyak omong dan suka memfasih-fasihkan ucapan. Setiap kali berbicara, mereka akan selalu mengawalinya dengan ungkapan menakjubkan yang meyakinkan agar tampak seperti orang hebat, mulia, berwawasan luas, mengerti, berakal, dan berpendidikan. Padahal, pada hakikatnya dia tidak memiliki kemampuan apapun. Sama sekali tidak memiliki ilmu, bahkan bodoh.

28. Tidak Memahami Ad Din
Di antara "keistimewaan" orang-orang munafik adalah: mereka sama sekali tidak memahami masalah-masalah agama. Dia tahu bagaimana mengenderai mobil dan mengerti perihal mesinnya. Dia juga mengetahui hal-hal remeh dan pengetahuan-pengetahuan yang tidak pernah memberi manfaat kepadanya meski juga tidak mendatangkan mudharat baginya. Akan tetapi, apabila menghadapi dialog (tanya-jawab tentang persoalan-persoalan Ad Din (Islam)), dia sama sekali tidak dapat menjawab.
29. Bersembunyi Dari Manusia Dan Menentang Allah Dengan Perbuatan DosaOrang munafik menganggap ringan perkara-perkara yang melawan hukum Allah SWT, menentang-Nya dengan melakukan berbagai kemungkaran dan kemaksiatan secara sembunyi-sembunyi. Akan tetapi, ketika dia berada di tengah-tengah manusia dia menunjukkan kebalikannya; berpura-pura taat.

Firman Allah SWT: "
Mereka bersembunyi dari manusia, tetapi mereka tidak bersembunyi dari Allah, padahal Allah beserta mereka, ketika pada suatu malam mereka menetapkan keputusan rahasia yang Allah tidak redlai. Dan adalah Allah Maha Meliputi (ilmu-Nya) terhadap apa yang mereka kerjakan. " (An-Nisa': 108)
30. Senang Melihat Orang Lain Susah, Susah Bila Melihat Orang lain Senang
Orang munafik apabila mendengar berita bahawa seorang ulama yang soleh tertimpa suatu musibah, dia pun menyebarluaskan berita duka itu kepada masyarakat sambil menampakkan kesedihannya dan berkata: "Hanya Allahlah tempat memohon pertolongan. Kami telah mendengar bahawa si fulan telah tertimpa musibah begini dan begitu. Semoga Allah memberi kesabaran kepada kami dan beliau." Padahal, di dalam hatinya dia merasa senang dan terhibur karena musibah itu.

10 Penyakit Keturunan Yang Sulit Disembuhkan

Memang sudah dari sananya,” adalah ungkapan yang sering kita dengar jika berkomentar tentang perilaku atau sifat seseorang.
Artinya, memang sudah takdirnya. Apakah takdir itu jika ditinjau dari sains? Yang jelas, ada faktor keturunan yang bisa menjadi takdir seseorang untuk mengalami suatu hal yang sama dengan orangtuanya. Berikut ada 10 kondisi pada manusia yang bersikap “takdir” keturunan.

1. Alkoholisme
Anak-anak penderita alkoholik tidak ditargetkan menjadi pecandu alkohol juga. Tapi studi terbaru mengungkap bahwa sekitar 50 persen anak para alkoholik berisiko menderita nasib serupa dengan orangtuanya. Sebesar 50 persennya lagi akan ditentukan oleh lingkungan. Ini disebabkan sejumlah gen pada orangtua menurun ke anak, sejenis gen ketergantungan.

2. Kanker Payudara
Penyebabnya memang masih misteri, namun ilmuwan sudah menemukan bahwa terjadi mutasi sejumlah gen seperti BRCA1 dan BRCA2 adalah pemicunya. Perempuan yang mewarisi mutasi gen ini akan menderita kanker payudara. Sedangkan kaum lelakinya akan mengalami risiko kanker prostat.

3. Buta Warna
Sebanyak 10 juta lelaki AS tak bisa membedakan mana merah dan hijau. Gangguan pengelihatan ini memang lebih banyak diderita Kaum Adam. Mengapa? Sebab gen reseptor warna hijau dan merah berada di posisi dekat kromosom X.

4. Kekerasan
Mengerikan juga jika seorang ayah yang suka melakukan kekerasan akan menurun pada anaknya. Perilaku agresif anak lelaki biasanya diturunkan dari gen ayahnya. Bukan hanya kebiasaan melakukan kekerasan, melainkan juga perilaku antisosial dan suka mencuri. Gen suka mencuri ini lebih banyak bekerja pada perempuan.

5.Obesitas
Kegemukan tak selamanya akibat lingkungan. Banyak kasus dimana orang memangvsulit menahan nafsu makannya. Ini disebabkan ada gen yang membuat fungsi penahan nafsu makan tidak bekerja dengan baik. Dan gen ini menurun. jadi jangan heran jika menjumpai satu keluarga yang bertubuh gemuk semua.

6. Penyakit Jantung
Jika punya anggota keluarga menderita diabetes atau stroke, bisa dipastikan akan menderita gangguan jantung. Anak dari orang tua penderita gangguan jantung dan peredaran darah akan mewarisi penyakit tersebut. Ditambah lagi pasien gagal jantung juga akan menurunkan penyakit serupa.

7. Saudara Kembar
Ingin memiliki saudara kembar? Periksa dulu apakah ada kembar dalam keluarga kita. Kasus kembar ini dipicu oleh suatu gen yang membuat seorang ibu melepaskan sel telur multipel selama evaluasi. Keturunan kembar ini tidak selalu menurun langsung ke anak-anak, bisa melompat ke cucu atrau sepupu.

8. Jerawat
Anda berjerawat parah? Agak sulit disembuhkan jika memang kedua orangtua kita berjerawat juga. Studi mempelihatkan banyak anak usia sekolah berjerawat juga memiliki riwayat berjerawat pada keluarganya.

9. Tak Doyan Susu
Ada sebagian orang yang tak bisa minum susu hewani dengan kandungan zat laktosa. Memang tubuh mereka tak mampu menoleransi laktosa sama sekali. Untuk bayi, biasanya disediakan susu kedelai dengan kandungan laktosa rendah. Kondisi seperti ini juga bersifat menurun dalam anggota keluarga.

10. Kebotakan
Walau kebotakan dianggap biasa pada kaum lelaki, ternyata hal itu juga dipicu oleh keturunan. Ada gen yang diturunkan oleh salah satu pihak orangtua atau keduanya yang menyebabkan si anak juga menderita kebotakan. Ada juga orang yang menderita kebotakan permanen yang pastinya juga disebabkan oleh satu jenis gen.

Rabu, 28 September 2011

No Title

kata-kata nya menyentuh hati banget.

gue dapet kata-kata ini dari blog lain.
gile bro kata-kata nya menyentuh hati banget....
lo kudu baca deh....
^^
Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur ?
Kenapa kita menutup mata ketika kita menangis ?
Kenapa kita menutup mata ketika kita membayangkan sesuatu ?
Kenapa kita menutup mata ketika kita berciuman ?
Hal hal yang terindah di dunia ini biasanya tidak terlihat

Ada hal hal yang tidak ingin kita lepaskan
dan ada orang orang yang tidak ingin kita tinggalkan
Tapi ingatlah, melepaskan bukan berarti akhir dari dunia
melainkan awal dari kehidupan yang baru

Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis
Kebahagiaan ada untuk mereka yang telah tersakiti
Kebahagiaan ada untuk mereka yang telah mencari dan telah mencoba

Karena merekalah yang bisa menghargai
Betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka

Cinta adalah ketika kamu menitikkan air mata, tetapi masih peduli
terhadapnya
Cinta adalah ketika dia tidak mempedulikanmu, kamu masih menunggunya
dengan setia
Cinta adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu masih
bisa tersenyum
sambil berkata , " Aku turut berbahagia untukmu "

Apabila cintamu tidak berhasil, bebaskanlah dirimu
Biarkanlah hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam
bebas lagi
Ingatlah, kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya..
Tetapi saat cinta itu dimatikan, kamu tidak perlu mati bersamanya..

Orang yang terkuat bukanlah orang yang selalu menang dalam segala hal
Tetapi mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh
Entah bagaimana, dalam perjalanan kehidupanmu,
Kamu akan belajar tentang dirimu sendiri dan suatu saat kamu akan
menyadari
Bahwa penyesalan tidak seharusnya ada di dalam hidupmu
Hanyalah penghargaan abadi atas pilihan pilihan kehidupan yang telah
kau buat
Yang seharusnya ada di dalam hidupmu

Sahabat sejati akan mengerti ketika kamu berkata, " Aku lupa "
Sahabat sejati akan tetap setia menunggu ketika kamu berkata, "
Tunggu sebentar "
Sahabat sejati hatinya akan tetap tinggal, terikat kepadamu
ketika kamu berkata, " Tinggalkan aku sendiri "

Saat kamu berkata untuk meninggalkannya,
Mungkin dia akan pergi meninggalkanmu sesaat,
Memberimu waktu untuk menenangkan dirimu sendiri,
Tetapi pada saat saat itu, hatinya tidak akan pernah meninggalkanmu
Dan sewaktu dia jauh darimu, dia akan selalu mendoakanmu dengan air
mata

Lebih berbahaya mencucurkan air mata di dalam hati
daripada air mata yang keluar dari mata kita
Air mata yang keluar dari mata kita dapat dihapus,
Sementara air mata yang tersembunyi,
Akan menggoreskan luka di dalam hatimu
yang bekasnya tidak akan pernah hilang

Walaupun dalam urusan cinta, kita sangat jarang menang,
Tetapi ketika cinta itu tulus...
meskipun mungkin kelihatannya kamu kalah,
Tetapi sebenarnya kamu menang karena kamu dapat berbahagia
sewaktu kamu dapat mencintai seseorang
Lebih dari kamu mencintai diri kamu sendiri...

Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang
Bukan karena orang itu berhenti mencintai kita
Atau karena ia tidak mempedulikan kita
Melainkan saat kita menyadari bahwa orang itu
Akan lebih berbahagia apabila kita melepasnya
Tetapi apabila kamu benar benar mencintai seseorang,
Jangan dengan mudah kita melepaskannya
Berjuanglah demi cintamu... Fight for your dream !
Itulah cinta yang sejati..
Bukannya seperti prinsip " Easy come.. Easy go... "

Lebih baik menunggu orang yang benar benar kamu inginkan
Daripada berjalan bersama orang " yang tersedia "
Lebih baik menunggu orang yang kamu cintai
Daripada orang yang berada di " sekelilingmu "

Lebih baik menunggu orang yang tepat
Karena hidup ini terlalu berharga dan terlalu singkat
Untuk dibuang dengan hanya " seseorang "
Atau untuk dibuang dengan orang yang tidak tepat

Kadang kala, orang yang kamu cintai adalah orang yang paling
menyakiti hatimu
Dan kadang kala teman yang membawamu di dalam pelukannya
Dan menangis bersamamu adalah cinta yang tidak kamu sadari

Ucapan yang keluar dari mulut seseorang
Dapat membangun orang lain, tetapi dapat juga menjatuhkannya
Bila bukan diucapkan pada orang, waktu, dan tempat yang benar
Ini jelas bukan sesuatu yang bijaksana

Ucapan yang keluar dari mulut seseorang
Dapat berupa kebenaran ataupun kebohongan untuk menutupi isi hati
Kita dapat mengatakan apa saja dengan mulut kita
Tetapi isi hati kita yang sebenarnya tidak akan dapat dipungkiri

Apabila kamu hendak mengatakan sesuatu..
Tataplah matamu di cermin dan lihatlah kepada matamu
Dari situ akan terpancar seluruh isi hatimu
Dan kebenaran akan dapat dilihat dari sana

Botany Cryptogamae ( Algae )


Algae
Botani Cryptogamae
Disusun untuk memenuhi Tugas Ujian Tengah Semester
mata kuliah Botani Cryptogamae

Dosen        : Hadiansach, M.Pd
oleh:
Nama                             : Rizky Mohamad Wardani
Kelas / Semester            : B / III
NIM                              : 1209206063

Pendidikan Biologi
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
SUNAN GUNUNG DJATI
BANDUNG
2010

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Segala puji hanya bagi Allah SWT, Tuhan seluruh alam. Shalawat beserta salam semoga tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW. Karena atas karunia dan hidayah-Nya penyusun dapat menyelesaikan makalah ini. Makalah ini penyusun buat untuk memenuhi ujian tengah semester mata kuliah Botani Cryptogamae.
Penyusun mengucapkan terimakasih kepada Dosen mata kuliah Botani Cryptogamae yang telah membimbing dan mencurahkan ilmu kepada penyusun, sehingga penyusun dapat menyelesaikan makalah ini walaupun dalam proses penyusunannya penyusun mengalami berbagai kesulitan, seperti terbatasanya buku  sumber.
Tetapi sangat dimungkinkan dalam penyusunannya masih banyak kekurangan, baik dalam penyajian materi maupun dalam penulisan, untuk itu kritik dan saran dari berbagai pihak sangat penyusun harapkan. Mudah-mudahan Makalah ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Amiin.
Wassalamualaikum Wr. Wb.



Bandung,   November 2010


                                                           Penyusun

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR........................................................................................... i
DAFTAR ISI.......................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN..................................................................................... 1
  1. Latar Belakang............................................................................................. 1
  2. Rumusan Masalah........................................................................................ 1
  3. Tujuan Pembahasan...................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN....................................................................................... 2
a.       Pengklasifikasian Alga................................................................................. 2
b.      Ciri – ciri, bentuk thallus dan cara reproduksi...................................... ....... 3
c.       Manfaat Alga............................................................................................. 15
BAB III KESIMPULAN..................................................................................... 17
LAMPIRAN......................................................................................................... 19
DAFTAR PUSTAKA......................................................................................... 22



BAB I
PENDAHULUAN
A.           Latar Belakang
Alga atau ganggang merupakan tumbuhan thallus ( Thallophyta ) yang memiliki klorofil, sehingga dapat berfotosintesis dan bersifat autotrof. Tumbuhan ini banyak ditemukan di perairan dan tempat – tempat lembab, bahkan ada yang bersimbiosis dengan tumbuhan lain yang disebut Lhicenes. Untuk lebih mengetahui apa itu alga penyusun membuat rumusan masalah.
B.           Rumusan Masalah
Untuk lebih memperjelas pembahasan tentang alga, penyusun membuat rumusan masalah. Berikut rumusan masalah :
a.    kriteria apa saja yang dipakai untuk mengklasifikasi alga ?
b.    bagaimana ciri – ciri, bentuk thalus dan reproduksi alga pada setiap divisi ?
c.    apa manfaat alga untuk kehidupan manusia ?
C.           Tujuan Pembahasan
a.    Untuk mengetahui kriteria pengklasifikasian alga ;
b.    untuk mengetahui ciri – ciri, bentuk thalus dan cara reproduksi alga pada setiap divisi ;
c.    mengetahui manfaat alga untuk kehidupan manusia.

BAB II
Pembahasan
a.            Pengklasifikasian Alga
Pada ganggang di samping klorofil terdapat pigmen lain yang berwarna biru, merah dan coklat. Adanya pigmen – pigmen tersebut menjadi salah satu kriteria dalam klasifikasi ganggang sehingga kita mengenal  alga biru ( Cyanophyta ), alga hijau ( Chlorophyta ), alga cokelat ( Pheophyta ), alga keemasan ( Chrysophyta ) dan alga merah (  Rhodophyta ).[1]
Selain pengklasifikasian berdasarkan pigmen, pengklasifikasian juga ada yang di dasarkan oleh bentuk tubuh, komposisi sel, dan habitat.
·         Bentuk tubuh alga yang bersel satu ( Chlorococcus ), berkoloni ( Volvox ) dan bersel banyak berupa :
Ø  benang          : Spyrogyra, Oscillatoria, Vaucheria, dsb.
Ø  lembaran       : Ulva, Padina, Laminaria, dan sebagainya.
Ø  rerumputan   : Chara, Nitelia, sargassum, dan sebagainya.
·         Komposisi Sel
Semua alga mengandung klorofil, tetapi pigmen yang dominan pada setiap kelas alga bervariasi seperti : khlorofil adalah pigmen utama pada Chlorophyceae, fikoeritin ( merah ) adalah pigmen utama Rhodophyceae, fikosantin ( coklat kekuningan ) adalah pigmen utama Phaeophyceae. Komposisi sel yang penting lainnya adalah kandungan cadangannya. beberapa alga ada yang mengandung zat tepung, bahan agar – agar, zat kersik ( silikat ), zat kapur, pektin dan minyak laminarin. Selain itu ada golongan alga yang belum memiliki inti sejati atau tidak memiliki dindiing nukleus di dalam selnya yang disebut prokariotik, tetapi pada umunya bersifat eukariotik ( memiliki dinding nukleus ).

·         Habitat
Alga pada umunya hidup di dalam perairan laut, air tawar dan banyak menghuni tempat – tempat yang lembab.[2]
b.           Ciri – ciri, Bentuk Thalus dan Cara Reproduksi
Cyanophyta
Cyanophyta merupakan golongan alga primitif dibandingkan dengan alga yang lainnya. Hal ini karena tubuhnya memiliki ciri – ciri sebagai berikut :
Ø   Selnya prokariotik
Ø   Tidak mempunyai plastida, tetapi memiliki pigmen utama fikosianin. Plastida adalah organel sel yang didalamnya mengandung pigmen – pigmen.
Ø   Beberapa jenis memiliki sel khusus yang disebut ( heterocyst ), terutama alga biru yang berbentuk benang.
Ø   Perkembangbiakannya dengan membelah diri atau fragmentasi.
Ø   Cara hidupnya ada yang sendiri – sendiri, berkoloni dan bersimbiosis dengan tumbuhan lain.
Ø   Tubuhnya ada yang bersel satu dan berkoloni membentuk benang.[3]
Ganggan biru dapat kita temukan di setiap jenis perairan yaitu di laut, danau, kolam, resevoir, air tenang atau mengalir. Ganggang biru dapat ditemukan pula pada batu – batu di tepi pantai atau di darat, di tanah, di kulit kayu, tembok yang basah atau pada pinggiran pot, bahkan sumber air panas.[4]
Perkembangbiakan pada Cyanophyta hanya ada dengan jalan pembiakan aseksual, yaitu dengan cara :
Ø   Pembelahan diri
Cara ini terjadi pada alga biru yang bersel satu atau koloninya.
Ø   Fragmentasi
Ini terjadi setelah ada pembentukan hormogonia dan heterocyst. Hormogonia ialah sederetan sel berdinding tebal yang mempunyai kemampuan sel – selnya memperbaiki diri, biasanya terletak dua heterocyst, atau dibatasi oleh sel mati ( necridia ).
Ø   Pembentukan Akinet
Ialah sel yang berdinding tebal, membesar, mengandung banyak cadangan dan mempunyai kemampuan membentuk endospora yang akan tumbuh menjadi individu baru. Yang dapat membentuk akinet adalah alga biru yang berbentuk benang.[5]
Beberapa jenis ganggang biru seperti Nostoc, Anabaena, Gloeocapsa mengubah nitrogen bebas ( N2 ) menjadi senyawa anorganik ( nitrat ) yang dapat dipakai sebagai sumber unsur N bagi tumbuhan.[6]
Divisi Cyanophyta atau kelas Cyanophyceae dibagi atas 3 bangsa / ordo :
1.            Bangsa : Chroococcales
Tubuhnya uniseluler atau koloni dengan sel – selnya berbentuk bulat, berwarna biru kehijauan.
Contoh : Chroococcus, Gloeocapsa
2.            Bangsa : Chamaesiphonales
Tubuhnya uniseluler atau koloni serupa benang dan dapat membentuk endospora. Endospora dibentuk di mana protoplasma sel – sel tertentu membagi – bagi untuk membentuk spora, yang akan tumbuh menjadi tumbuhan baru.
Contoh : Chamaesiphon
3.            Bangsa : Hormogonales
Semuanya berbentuk koloni, benang, yang dapat membentuk sel – sel hormogonia.[7]
Berbagai alga mikroskopis Cyanophyceae, ada yang bersel satu dan bentuk koloni, bentuk benang dan juga berbentuk benang membentuk koloni. Contoh :
§            Cyanophyceae bersel satu :
1.      Chroococcus.
2.      Gloeocapsa.
3.      Spirulina.
§            Chyanophyceae yang membentuk koloni :
1.      Polycystis : koloninya berbentuk kantung serupa bola atau agak teratur, yang di dalamnya terdapat banyak individu Polycystis. Warna kebiru – biruan.
§            Cyanophyceae berbentuk benang :
1.      Oscillatoria : berbentuk benang tebal, terdiri atas sel – sel pipih dan dapat bergerak dengan cara bergatar.
2.              Anabaena : koloni bentuk benang terdiri atas sel – sel bulat dan memiliki sel khusus heterokista  dengan sedikit lapisan lendir. Hidup bersimbiosis dengan tumbuhan paku air ( Azolla pinnata )
§            Cyanophyceae berbentuk benang membentuk koloni serupa agar – agar.
1.    Nostoc : bentuk tubuhnya hampir sama dengan Anabaena, hanya pada nostoc koloninya diselimuti lendir yang tebal membentuk massa seperti agar – agar, berupa gumpalan.
2.    Rivularia dan Glocotrichia : bentuk tubuhnya serupa cambuk dengan memiliki heterokista dibagian pangkalnya dan mantel yang menyelebungi tubuhnya.[8]
Chlorophyta
Alga hijau mempunyai pigmen zat hijau daun ( Chlorofil ) dan pigmen kuning ( karoten ). Alga ini biasanya berwarna hijau sampai hijau kekuningan.[9]
Kelompok alga ini paling banyak ditemukan di perairan tawar, hanya sebagian kecil yang yang hidup di air laut. Di perairan, Chlorophyta hidup sebagai plankton. Plankton adalah organisme kecil yang hidup melayang – layang dalam air yang dapat menjadi sumber makanan bagi hewan air dan ikan.[10]
Ciri – ciri umum Chlorophyta ialah :
·                Berwarna hijau, karena mengandung kloroplas ( plastida berpigmen hijau ) dengan butir – butir pirenoid di tengahnya. Bentuk kloroplas ini pada beberapa genusnya berlainan, seperti bentuk spiral ( Spirogyra ), bentuk jala ( Hydrodictin ), bentuk bintang ( Zygnema ), bentuk ladam ( Ulothrix ), dan butiran atau himpunan Chlorofil yang tak teratur.
·                Butir – butir pirenoid berfungsi dalam fotosintesis untuk menghasilkan amilum ( pati ). Dalam pengamatan mikroskop, pirenoid tampak sebagai butiran yang memantulkan cahaya berada di tengah – tengah Chloroplas.
·    Sel – sel alga hijau sudah bersidat eukarion atau memiliki dinding nukleus. Tubuhnya ada yang bersel satu ( Chlorella ), berkoloni ( Volvox ), dan bersel banyak membentuk benang ( Spirogyra ), berbentuk lembaran ( Ulva ) dan ada yang serupa rumput ( Chara ).[11]
Perkembangbiakan pada alga hijau ini terdiri dari :
·                Golongan alga hijau bersel satu Plerococcus / Chlorococcus berkembang biak secara vegetatif dengan membelah diri, sedangkan pada Chlorella dengan membentuk spora yang kemudian tumbuh menjadi sel alga baru. Beberapa alga hijau bersel satu yang dapat bergerak bebas dapat melakukan perkawinan dengan konjugasi membentuk zigiospora, sedangkan perkembangbiakan vegetatifnya dengan membentuk zoospora.
·                Golongan alga banyak bentuk benang dan belum memiliki alat perkawinan, perkembangbiakan vegetatifnya dengan fragmentasi thallusnya. Perkembangbiakan generatifnya dengan konjugasi pula atau plasmogami ( kawin plasma sel ).
·                Golongan Chlorophyceae bersel banyak yang sudah memiliki alat kelamin jantan ( anteridium ) dan alat kelamin betina ( oogonium ) pembuahan sel telur oleh spermatozoid terdapat pada alga Oedoginium.
·                Golongan alga hijau tingkat tinggi, dalam satu thallus dihasilkan anteridium ( globul ) dan oogonium ( nukul ), sehingga pembiakan generatifnya adalah oogami. Pembiakan vegatatifnya dengan fragmentasi thallus.[12]
Berikut ini beberapa contoh alga hijau :
1.               Chlorella
Chlorella berbentuk seperti bola dan kloroplasnya seperti mangkuk. Alga ini bersel satu tanpa flagel. Alga ini biasanya terdapat di air tawar, air laut, dan tempat – tempat yang basah.[13]
2.                  Ulva
Lembaran thallus Ulva terdiri atas dua lapisan sel. Ada dua macam thallus yaitu thallus gametofit yang diploid dan thallus sporofit yang haploid.[14]
Ulva menempel pada substrat yang keras. Beberapa sel dari thallus gametofit berubah menjadi gametangia. Protoplasmanya membelah secara meiosis dan menghasilkan isogamet yang haploid ( n ). Gamet dari thallus yang berbeda berkonjugasi membentuk zigot, zigot tumbuh menjadi thallus yang diploid atau thallus sporofit dan beberapa sel dari thallus diploid berbubah menjadi sporangia. Protoplasmanya membelah secara meiosis menghasilkan zoospora. Zoospora akan tumbuh menjadi thallus yang haploid atau thallus gametofit.[15]
3.                  Volvox sp
Sel Volvox sp. mempunyai kloroplas, satu bintik mata, dan dua bulu cambuk. Volvox sp. hidup secara berkoloni. Koloni Volvox sp. berbentuk seperti bola yang terdiri atas ribuan sel.[16]
Di bagian permukaan koloninya itu dibentuk pula alat – alat kelamin, yaitu : Anteridium, Oogonium.[17]
4.                  Spirogyra
Spirogyra merupakan ganggang hijau berupa benang ( filamen ) silindris. Tiap sel berisi sebuah kloroplas berbentuk spiral. Pada kloroplas terdapat beberapa pirenoid.[18]
Perkembangbiakan Spirogyra ada dua cara, yaitu fragmentasi dan konjugasi. Dalam fragmentasi setiap bagian sel yang putus itu dapat tumbuh menjadi Spirogyra baru. Perkembangbiakan konjugasi yaitu seluruh isi salah satu sel pindah ke sel lain melalui pembuluh. Setelah kedua inti sel bersatu akan terbentuk zigot. Zigot berkembang menjadi zigospora. Pada saatnya zigospora pecah dan keluarlah benang Spirogyra baru.[19]
Chrysophyta
Alga ini dikenal dengan alga keemasan, karena memiliki pigmen kuning keemasan ( chrysos ). Alga ini tidak memiliki pirenoid dan kloroplasnya kecil – kecil. Beberapa jenis memiliki dinding sel dari silikat dan pektin. Zat makanan cadangan utamnya adalah minya / lemak dan sedikit pati.[20]
Alga keemasan juga disebut diatomae. Diatomae merupakan 90% fitoplankton di laut, karena itu ada yang menjulukinya sebagai grass of the sea. Hewan laut yang kecil seperti udang – udangan dan larva ikan memperoleh karbohidrat, lemak dan protein dari tumbuhan mikroskopis ini.[21]
Berdasarkan bentuk dan susunan, serta kandungan zatnya, Chrysophyta ada dua kelas : Bacillariophyceae dan Xanthophyceae.
·               BACILLARIOPHYCEAE
Alga ini bersel satu dengan memiliki dinding sel dua bagian, yaitu :
a.             Dinding sel bagian dasar disebut : hipoteka ( hypotheca : hype = bawah, theca = cawan / mangkok ).
b.            Dinding sel bagian atas atau penutup disebut : epiteka ( epitheca :epi = atas, theca = cawan ).[22]
Bacillariophyceae banyak dijumpai di atas permukaan tanah yang basah, misalnya di sawah, got, atau parit. Tanah yang mengandung Bacillariophyceae akan berwarna kuning keemasan.[23]
Pembiakan dari Bacillariophyceae dengan membelah diri dari satu sel manjadi dua sel. Tetapi banyak juga berkembang biak dengan cara konjugasi untuk membentuk auxosprora. Pada proses pembelahan diri tersebut, dinding cawan baru selalu berupa hypotheca, sehingga setiap terjadi pembelahan diri dihasilkan satu sel anak yang lebih kecil dari sel induknya dan satu anak yang sama besar dengan sel induknya.[24]
 Berkut diberikan contoh reproduksi Navicula yang bentuknya mirip perahu. Pada proses pembelahan, bagian tutup ( epitheca ) terpisah dari bagian wadah ( hypotheca ). Jadi epiteka akan membentuk hipoteka, dan bagian hipoteka yang lama membentuk epiteka yang kemudian membentuk wadah baru. Jika melakukan pembelahan lagi, bagian epiteka akan membentuk hipoteka dan bagian hipoteka akan membentuk epiteka baru, demikian seterusnya.[25]
·               XANTHOPHYCEAE
Alga ini memiliki pigmen kuning dengan thallus berupa buluh tak bersekat, tetapi bercabang – cabang. Alga ini sudah memiliki anteridium dan oogonium, juga berinti banyak.[26]
Alga ini banyak ditemukan di air payau, air tawar, dan tempat – tempat yang basah. Tubuhnya berbentuk filamen bercabang, tetapi tidak bersekat dengan inti sel tersebar di mana – mana disebut senosit.[27]
Letak antara anteridium dan oogonium pada setiap jenis berbeda – beda. Perkembangbiakan secara generatif dengan pembentukan zigospora, dan pembiakan secara vegetatif dengan pembentukan akinet dan zoozpora serta aplanospora.[28]
Phaeophyta
Phaeophyta adalah golongan alga yang memiliki pigmen coklat ( fukoxantin ), dan mengandung zat makanan cadangan berupa minyak laminarin dan asam alginat. Kebanyakan anggotanya hidup di laut dan makroskopis.[29]
Ukuran ganggang ini bervariasi dari mulai jenis yang kecil yang berbentuk benang (  filamen ) sampai dengan yang berukuran besar dan kompleks seperti Laminaria.[30]
Phaeophyta hidup melekat pada dasar perairan ( melalui semacam akar ). Sedangkan bagian tubuh lainnya mengapung di air. Phaeophyta dapat mengapung karena memiliki gelembung udara ( air bladder ). Anggota Phaeophyta juga ditemukan di daerah pantai, melekat pada batu karang.[31]
Pembiakannya berlangsung secara vegetatif dengan fragmentasi. Pembiakan generatif ( seksual ) dengan isogami atau oogami. Phaeophyta mengalami pergiliran keturunan yaitu gametofit dan sporofit.[32]
Pembiakan alga coklat ini hampir serupa dengan tumbuhan tinggi. Pada ujung atau ketiak cabang dibentuk reseptakel, yaitu badan yang mengandung alat pembiakan. Di dalam reseptakel terdapat konseptakel berisi gamet, berupa sel telur atau spermatozoid. Bentuk tubuh gametofit dan sporofitnya dapat berupa ( isomorf ) dan dapat berupa ( heteromorf ). Berdasarkan sifat pergiliran turunannya tersebut, Phaeophyceae terbagi atas tiga anak kelas, yaitu : Isogeneratae, Heterogeneratae, Cyclosporae.
1.      Isogeneratae : alga coklat yang berbentuk pergiliran keturunan gametofit dan sporofitnya sama. Contoh : Ectocarpus.
2.      Heterogeneratae : alga coklat yang bentuk pergiliran turunan gametofitnya berukuran kecil sedangkan ukuran sporofitnya besar. Contoh : Laminaria.
3.      Cyclosporae : alga yang bentuk vegetatifnya adalah fase sporofitnya ( generasi diploid ) dan tidak memiliki bentuk vegetatif yang haploid ( 1 n ). Contoh : Fucales.[33]
Rhodopyhta
Pada Rhodophyta pigmen fukoeritin ( warna merah ) lebih dominan daripada pigmen lainnya. Pigmen tersebut dapat menutupi warna hijau dari clhorofil dan warna biru dari fikosianin.[34]
Alga ini juga mengandung zat makanan cadangan bahan agar – agar ( floridean ) dan beberapa jenis ada yang mengandung zat kapur ( Corallina ) dan zat pektin ( Chondrus, Gigartina ). Alga ini sebagian besar hidup di laut dan beberapa jenis hidup di air tawar.[35]
Alga merah hidup di laut dalam, terutama di laut yang beriklim panas dan di pantai hingga kedalaman 100 meter. Bentuk tubuhnya seperti rumput hingga sering disebut rumput laut. tubuhnya bersel banyak dan kebanyakan berbentuk lembaran sederhana dengan cabang – cabang thallus seperti pita.[36]
Pembiakan vegatatifnya dengan aplanospora dan fragmentasi thallusnya. Sedangkan perkembangan generatifnya dengan pembuahan sel telur di dalam  karpogonium oleh spermatium. Baik spora maupun gametnya tidak mempunyai flagel, pembuahan sel telur oleh spermatium dibantu oleh arus air. Daur hidupnya ada yang berfae dua dan ada pula yang berfase tiga.[37]
Rhodophyta hanya mencakup satu kelas, yaitu : Rhodophyceae dan anak kelasnya : Floridae. Berdasarkan perbedaan fase pergiliran turunannya, bentuk dan struktur thallusnya, serta kandungan zat istimewanya, maka Rhodophyceae terbagi bebrapa bangsa / ordo :
1.      Bangsa : Gelidiales
·            daur hidup berfase tiga.
·             banyak mengandung zat bahan agar – agar.
·            contoh : Gelidium, warna kehijauan.
2.      Bangsa : Nemastomiales / Gigartinales
·           daur hidupnya berfase dua.
·             banyak mengandung zat pektin, di samping mengandung bahan agar – agar.
·           contoh : Chondrus, thallus pipih, bercabang dikotom pendek, elastik seperti tulang rawan, warnanya merah keunguan. Gracilaria, thallus silindris, bercabang dikotom. Gigartina, thalus pipih, warna kemerahan
3.      Bangsa : Cryptonemiales / Corallinales
·           Thallus berbuku – buku, percabangan dikotom rapat dan bentuk silindris, mudah patah.
·           Banyak mengandung zat kapur.
·           warna merah keunguan, dan akan berubah putih bila kering atau terkena sinar matahari.
·           contoh : Corallina
4.      Bangsa : Cereamiales
·           daur hidupnya berdase tiga
·            contoh : Ceramium, tubuh silindris langsing dengan percabangan dikotom panjang, warna kecoklatan.
5.      Bangsa : Rhodymeniales
·           contoh : Rhodymenia, thallus tebal, percabangan menyirip ke salah satu sisi, dan berwarna kehijauan, alga ini banyak mengandung bahan agar – agar.[38]

DIVISI
Pigmen Fotosintesis
Makanan Cadangan
Dinding Sel
Struktur Sel
Klorofil
Pigmen lain
Cyanophyta
A
Phycoerythrin, Phycocyanin, Caroten, Xantophyl
Myxophycean, Pati
Mukopeptida, Pektin
Procaryotic
Chlorophyta
A dan B
Carotene, Xantophyl
Pati
Selulosa, pektin
Eucaryotic
Chrysophyta
A dan C
Carotene, Xantophyl
Leucosin, Minyak
Selulosa, Pektin
Eucaryotic
Phaeophyta
A dan C
Carotene, Xantophyl, Fucoxanthin
Laminarin, Manitol
Selulosa, Pektin, Asam alginat
Eukaryotic
Rhodophyta
A dan D
Caroten, Xantophyl, Phycoerythrin, Phycocyanin
Bahan agar – agar
Selulosa
Eukaryotic


c.             Manfaat Alga
§          Chrysophyta           :
ü   Banyak berperan sebagai Plankton.
ü   Bahan detergen
ü   Bahan pasta gigi
ü   Bahan penggosok barang perak dan tembaga
ü   Bahan biodiesel
ü   Sekitar 61% dari biomassanya bisa dikonversi menjadi minyak
ü   Bahan penyekat panas
ü   Dinamit ( peledak )
ü   Penyaring cairan
ü   Bahan penelitian
§          Chlorophyta           :
ü   Sumber protein sel tunggal
ü   Sebagai Fitoplankton
ü   Bahan Makanan
ü   Bahan Penelitian
§          Cyanophyta            :
ü  Bernilai gizi ( protein ) tinggi
ü  Bahan Penelitian
§          Phaeophyta            :
ü   Dimanfaatkan sebagai bahan pengemulsi bahan kosmetik, es krim, cat
ü   Makanan ternak
ü   Pupuk
ü   Bahan obat – obatan
ü   Industri tekstil
ü   Mengandung vitamin, yodium, kalium, dan zat gula
ü   Bahan  penelitian
§          Rhodophyta            :
ü   Kosmetik
ü   Pembungkus kapsul ( gelatin )
ü   Beberapa keju
ü   Mengandung zat agar – agar ( bahan agar – agar )
ü   Bahan makanan
ü   Bahan penelitian

BAB III
KESIMPULAN
Setelah membahas tentang apa itu alga dengan segala konten di dalamnya, maka penyusun membuat kesimpulan agar lebih mudah dimengerti. Alga atau ganggang mempunyai klorofil sehingga membuat makanannya sendiri melalui proses fotosintesis. Tubuh alga ada yang terdiri atas satu sel atau lebih.
Secara umum perkembangbiakan alga dapat dilakukan secara kawin ( generatif / seksual ) dan tidak kawin ( vegetatif / aseksual ). Perkembangbiakan secara seksual dilakukan dengan konjugasi, sementara secara aseksual dilakukan dengan pembelahan diri, membentuk akinet dan fragmentasi.
Berdasarkan bentuk tubuh dan warna yang dimiliki, alga dikelompokan menjadi 5 golongan, yaitu Chlorophyta ( alga hijau ), Cyanophyta ( alga biru ), Phaeophyta ( alga cokelat ), rhodophyta ( alga merah ), dan Chrysophyta ( alga keemasan ).
Chlorophyta
Chlorophyta mempunyai pigmen yang dominan yaitu chlorophyl ( a & b ) dengan pigmen lain caroten dan xantophyl serta bersifat eucaryotic. Perkembangbiakan alga ini bisa dengan cara membelah diri, membentuk spora, konjugasi, membentuk zoospora, fragmentasi, oogami. Manfaat alga ini adalah sebagai sumber protein sel tunggal, sebagai fitoplankton, bahan makanan serta bahan penelitian.
Cyabophyta
Chyanophyta ialah alga biru. Alga ini mempunyai pigmen yang dominan fikosianin ( warna biru ) dan Chlorophyl. Bersifat procaryotic. Perkembangbiakan alga ini hanya melalui perkembangbiakan aseksual, yaitu pembelahan diri dan fragmentasi. Manfaat dari alga ini ialah bernilai gizi ( protein ) tinggi dan bahan penelitian.

Phaeophyta
Phaeophyta memiliki pigmen chlorophyl a dan c. Zat makanan cadangannya laminarin dan manitol. Alga ini bersifat eucaryotic. Perkembangbiakan alga ini melalui seksual dan pergiliran keturunan. Manfaat Phaeophyta adalah dimanfaatkan sebagai pengemulsi bahan kosmetik, es krim, cat, makanan ternak, pupuk, industri tekstil dan bahan penelitian.
Rhodophyta
Rhodophyta atau disebut alga merah, mempunyai pigmen chlorophyl a dan d. Bersifat eucaryotic. Perkembangbiakan alga ini dengan cara vegetatif dan generatif. vegetatif dengan aplanospora. Sedangkan  generatif dengan cara pembuahan sel telur di dalam karpogonium oleh spermatium. Manfaat dari alga ini ialah kosmetik, pembungkus kapsul, beberapa dijadikan bahan keju, mengandung zat agar – agar dan bahan penelitian.
Chrysophyta
Chrysophyta disebut juga alga keemasan karena warnanya keemasan. Alga ini memiliki chlorophyl a dan c. Bersifat eukaryotic. Perkembangbiakannya dengan cara membelah diri, konjugasi, zigospora, akinet, zoozpora, aplanospora. Manfaat alga keemasan ini yaitu berperan sebagai plankton, bahan detergen, pasta gigi, bahan biodiesel, bahan peledak serta bahan penelitian.

LAMPIRAN
SILABUS
Selolah                        : SMA N
Kelas                           : X
Mata pelajaran          : Biologi
Semester                     : I
Kompetensi Dasar
Materi Pokok/
Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Teknik
Bentuk Instrumen
Contoh Instrumen
Mengklasifikasikan alga berdasarkan ciri – ciri yang dimiliki
Klasifikasi Alga
o   Mengidentifikasi ciri – ciri khusus yang dimiliki oleh alga




o   Melakukan klasifikasi alga berdasarkan persamaan ciri – ciri

o Membedakan alga yang satu dengan yang lainnya berdasarkan ciri khusus yang dimiliki

o Membuat perbandingan ciri – ciri khusus tiap alga
o Tes Tertulis





o Tes Tertulis
o  PG







o  Tes Uraian
Ciri yang dengan mudah untuk membedakan antara tiap – tiap alga yaitu :
a. Manfaat
b. Tempat hidup
c. Pigmen
Buatlah tabel untuk menunjukan perbedaan ciri – ciri tiap – tiap alga
2 x 45 ’
Buku Siswa, LKS, Alat Peraga


                                                                                                          



                                                                                                                   Padina
                                                                                                                  
Caulerpa


 

                                                                          Gigartina
                                                                         






                                                                  Rhodymenia
Corallina

                                                                                                                               Ulva


DAFTAR PUSTAKA

Adi, suroso. 1992. PENGANTAR CRYPTOGAMAE. Bandung : TARSITO.
Azis, abdul. dkk. 2008. Dan Alam pun Bertasbih. Jakarta : Balai Pustaka.
IKAPI. 2003. BIOLOGI. Klaten : PT INTAN PARIWARA.
Winatasasmita, djamhur. 1995. BIOLOGI. Jakarta : Perum Balai Pustaka



[1] Winatasasmita, djamhur. 1995. BIOLOGI I. Hal 37
[2] Adi, suroso. 1992. PENGANTAR CRYPTOGAMAE. Hal 9-10
[3] Adi, suroso. 1992. PENGANTAR CRYPTOGAMAE. Hal 14
[4] Winatasasmita, djamhur. 1995. BIOLOGI I. Hal 35
[5] Adi, suroso. 1992. PENGANTAR CRYPTOGAMAE. Hal 15-16
[6] Winatasasmita, djamhur. 1995. BIOLOGI I. Hal 36
[7] Adi, suroso. 1992. PENGANTAR CRYPTOGAMAE. Hal 17
[8] Adi, suroso. 1992. PENGANTAR CRYPTOGAMAE. Hal 21-22
[9] IKAPI. 2003. BIOLOGI. Hal 45
[10] Azis, abdul. dkk. 2008. Dan Alam pun Bertasbih. Hal 118
[11] Adi, suroso. 1992. PENGANTAR CRYPTOGAMAE. Hal 23
[12] Adi, suroso. 1992. PENGANTAR CRYPTOGAMAE. Hal 25
[13] IKAPI. 2003. BIOLOGI. Hal 46
[14] Winatasasmita, djamhur. 1995. BIOLOGI I. Hal 40
[15] Winatasasmita, djamhur. 1995. BIOLOGI I. Hal 40
[16] IKAPI. 2003. BIOLOGI. Hal 46
[17] Adi, suroso. 1992. PENGANTAR CRYPTOGAMAE. Hal 30
[18] Winatasasmita, djamhur. 1995. BIOLOGI I. Hal 40
[19] IKAPI. 2003. BIOLOGI. Hal 46
[20] Adi, suroso. 1992. PENGANTAR CRYPTOGAMAE. Hal 38
[21] Winatasasmita, djamhur. 1995. BIOLOGI I. Hal 44
[22] Adi, suroso. 1992. PENGANTAR CRYPTOGAMAE. Hal 38
[23] Azis, abdul. dkk. 2008. Dan Alam pun Bertasbih. Hal 113
[24] Adi, suroso. 1992. PENGANTAR CRYPTOGAMAE. Hal 39-40
[25] Azis, abdul. dkk. 2008. Dan Alam pun Bertasbih. Hal 113
[26] Adi, suroso. 1992. PENGANTAR CRYPTOGAMAE. hal 40
[27] Azis, abdul. dkk. 2008. Dan Alam pun Bertasbih. Hal 112
[28] Adi, suroso. 1992. PENGANTAR CRYPTOGAMAE. Hal 40-41
[29] Adi, suroso. 1992. PENGANTAR CRYPTOGAMAE. hal 42
[30] Winatasasmita, djamhur. 1995. BIOLOGI I. Hal 42
[31] Azis, abdul. dkk. 2008. Dan Alam pun Bertasbih. Hal 114
[32] Winatasasmita, djamhur. 1995. BIOLOGI I. Hal 42
[33] Adi, suroso. 1992. PENGANTAR CRYPTOGAMAE. Hal 42-43
[34] Azis, abdul. dkk. 2008. Dan Alam pun Bertasbih. Hal 116
[35] Winatasasmita, djamhur. 1995. BIOLOGI I. Hal 43
[36] IKAPI. 2003. BIOLOGI. Hal 46
[37] Adi, suroso. 1992. PENGANTAR CRYPTOGAMAE. Hal 46
[38] Adi, suroso. 1992. PENGANTAR CRYPTOGAMAE. Hal 50

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | GreenGeeks Review